Pihak Otoritas Italia Lakukan Penyeliddikkan Ke Apple Dan Samsung

Metrocd.org – Belum lama ini pihak dari Apple sedang dihinggapi dengan sebuah protesan yang berasal dari berbagai negara. Protesan yang datang tersebut berkaitan dengan persoalan usahanya untuk bisa membuat performa iPhone lawas menjadi lambat.

Namun meskipun demikian, tidak hanya pihak dari Apple saja yang menadapat tudingan terkait hal tersebut, tapi Samsung juga ikut kecipratan. Insiden tersebut berawal pada saat pihak otoritas Italia sedang menyelidiki sebuah kasus terkait dengan performa yang semakin lambat terjadi pada beberapa perangkat iPhone yang ada di negaranya sendiri.

Tidak hanya melakukan sebuah penyelidikkan untuk pihak Apple saja, namun Samsung juga ikut masuk dalam rencana penyelidikkan tersebut. Pelaku yang melakukan tindakan penyelidikan tersebut langsung dari pihak otoritas Italia.

Setelah dilakukannya proses penyelidikkan tersebut, pihak dari otoritas Italia langsung memberikan sebuah tuduhan terhadap Samsung dan Apple melakukan praktik komersialisasi yang curang. Kedua perusahaan tersebut dinilai menggunakan update software untuk memperlambat performa handset mereka.

Hal tersebut sengaja dilakukan dengan dugaan sementara untuk memerintahkan konsumen agar segera beralih dengan headset yang baru. Pihak Apple sendiri kemarin sempat melakukan pembelaan dengan penurunan performa yang sengaja dilakukan. Dengan adanya alasan tersebutlah dan juga mengatakan jika usaha tersebut memang sengaja dilakukan sebagai cara untuk mengatasi maslaah yang terjadi pada baterai.

Adanya penyelidikan dan tekanan dari otoritas Italia akhirnya membuat juru bicara Samsung angkat bicara. Vendor asal Korea Selatan itu pun membantah adanya praktik penurunan performa.

“Tidak ada yang bisa dikatakan terkait masalah inu. Seperti yang sebelumnya kami umumkan, Samsung tidak memperlambat model lawas dengan update software,” sanggah juru bicara dari Phone Arena, Selasa (23/1/2018).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *